INDIKATOR ASAM BASA ALAMI KD 4.10 Menganalisis trayek perubahan pH beberapa indikator yang diekstrak dari bahan alam melalui percobaan Tujuan Pembelajaran , yaitu: a) Membuat ekstrak dan kertas indikator asam basa dari bahan alam; b) Menganalisis perubahan beberapa indikator yang diekstrak dari bahan alam melalui percobaan; A. Pendahuluan Senyawa asam dapat dibedakan dari senyawa basa. Salah satu caranya yaitu dengan mencicipi rasa dari senywa tersebut. Senyawa asam memiliki rasa masam (misalnya jeruk), sedangkan senyawa basa memiliki rasa pahit atau getir (misalnya sabun). Namun tidak semua senyawa asam – basa boleh diidentifikasi dengan mencicipi rasanya, karena ada begitu banyak senyawa asam - basa yang berbahaya, misalnya senyawa HCl, Asam Sulfat, Asam Nitrat, dll yang bersifat korosif ( korosif : dapat menyebabkan benda lain hancur / rusak ). Demikian pula beberapa senyawa basa seperti amonia memiliki bau busuk...
LAJU REAKSI (MENGUKUR LAJU DAN ORDE REAKSI) A. MENGUKUR LAJU REAKSI BERDASARKAN PERCOBAAN Secara sederhana di laboratorium, laju reaksi dapat diukur dengan cara seperti di atas yaitu dengan cara menentukan jumlah pereaksi yang digunakan atau bereaksi per satuan waktu, atau dari jumlah hasil reaksi yang terbentuk per satuan waktu. Sebagai contoh, pada reaksi antara logam magnesium dan asam klorida dengan persamaan : Mg(s) + 2HCl( aq ) à MgCl 2 ( aq ) + H 2 ( g ). Laju reaksi dapat ditentukan dengan mengukur jumlah magnesium (Mg) atau asam klorida (HCl) yang digunakan dalam waktu tertentu atau jumlah magnesium klorida (MgCl 2 ) atau gas hidrogen (H 2 ) yang terbentuk dalam waktu tertentu. Bagaimana cara mengukur jumlah pereaksi atau hasil reaksi dalam suatu reaksi? Dalam beberapa reaksi, pereaksi dan hasil reaksi dalam keadaaan bercampur dengan wujud yang sama misalnya larutan dengan larutan. Untuk memisahkan kedua komponen tersebut cukup sulit. ...