Langsung ke konten utama

PRAKTEK LAJU REAKSI (Faktor-faktor Laju Reaksi)

Demonstrasi Kontekstual
(Laju Reaksi dalam Kehidupan Sehari-hari)
A.  Pengalaman:
Beberapa topik / materi telah kalian pelajari pada pembehasan sebelumnya, yakni larutan elektrolit dan non elektrolit, persamaan reaksi, konsep-konsep mol, dan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi.
B.  Tujuan:
  1. Merancang dan melakukan percobaan laju reaksi menggunakan bahan sekitar
  2. Menyelidiki faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi
C.  Landasan Teori
Perilaku menyimpan  ikan di dalam freezer merupakan salah satu cara menghambat terjadinya perubahan kimia pada materi (menghambat laju reaksi). Dibandingkan dengan ikan yang disimpan di tempat terbuka akan lebih cepat membusuk. Secara mikrobiologi, suhu dapat mempengaruhi aktivitas mikroba dalam menguraikan protein atau bahan lain dalam bahan makanan. Berdasarkan teori tumbukan, suhu dapat mempercepat atau memperlambat gerak partikel dengan cara memperbesar energi potensial suatu zat. Dengan menaikkan suhu, maka hal ini akan memperbesar energi potensial, sehingga ketika bertumbukan akan menghasilkan reaksi.
Masih ada faktor lain yang juga dapat meningkatkan laju reaksi. Melalui aktivitas di bawah ini, kita akan mengujinya. Ikuti langkah-langkahnya dan catat segala perlakukan dan perubahan yang terjadi. Dibutuhkan ketelitian dan kerja keras untuk dapat mengamati setiap perubahan.
D.  Petunjuk
Kegiatan belajar ini kalian dituntut melakukan suatu demonstrasi faktual terhadap pengetahuan yang telah dimiliki. Oleh karena itu kalian mesti benar-benar memiliki sikap yang tangguh, kritis dan kreatif.
1.   Utamakan K3
Yang dimaksudkan dengan mengutamakan K3 adalah (Kesehatan keselamatan kerja). Dimasa pandemi Covid-19 yang masih menjadi tantangan setiap manusia di dunia, bukan berarti tidak dapat melakukan sesuatu, namun dimasa sulit seperti ini masih bisa belajar dan praktikum dengan menggunakan bahan di sekitar kita dengan tujuan melatih keterampilan, kesabaran, dan daya kritis. Oleh karena itu, tetaplah belajar dengan enjoy namun utamakan kesehatan.
2.   Buat Perencanaan
Susulah rencana kerja / proyek yang dapat dilakukan sedetail mungkin. Misalnya, kapan mulai menyusun prosedur kerja, kapan mengumpulkan bahan-bahan, kapan memulai kerja dan bagaimana cara melaporkan hasil, dll. Hal ini akan menjadi pedoman kalian dalam mencapai keberhasilan dalam kerja / proyek. Penyusunan rencana kerja dapat pula kalian diskusikan dengan teman lainnya (kolaborasi).
3.   Buat Target

Tuliskan secara ringkas dan jelas apa yang ingin kalian capai dalam kerja / proyek ini. Sesuaikan dengan Tujuan dari kerja proyek yang tertulis di atas.

4.   Dokumentasi
Hal yang paling penting dalam kerja / proyek ini adalah dokumentasi. Dokumentasi tidak saja dalam bentuk foto / video, melainkan juga catatan (notes). Misalnya ada kendala saat membuat larutan garam terjadi tumpahan karena tersenggol adik yang bermain. Demikian pula catatan pada saat kondisi awal dan akhir setelah perlakuan kerja / proyek. Dapat pula menuliskan siapa saja yang berperan dalam nenyelesaikan kerja / proyek kalian.
E.  Instruksi Laporan dan Refleksi
Buatlah sebuah laporan dan refleksi yang disajikan dalam bentuk media informasi. Format media dapat disesuaikan dengan minat dan kreativitas. Contoh media yang dapat dibuat: artikel, Info grafik, video, rekaman audio, screencast presentasi, artikel dalam blog, dan lainnya. Konten (isi) laporan terdiri atas Tujuan, Landasan Teori (seperlunya, dapat mencopy di atas), Persiapan,Langkah Kerja, Hasil Kerja, Pembahasan, Kesimpulan dan Refleksi. Untuk membantu Refleksi, berikut ada beberapa pertanyaan yang dapat dijawab sebagai panduan:
  1. Sebelum melakukan percobaan, persiapan apa saja yang telah kamu lakukan?
  2. Apa materi yang paling kamu pahami?
  3. Apa materi yang paling menarik?
  4. Berapa banyak waktu yang kamu luangkan untuk mempelajari materi tersebut sebelum melakukan percobaan?
  5. Apa saja kesulitan atau hambatan yang ditemukan selama belajar sebelum melakuka percobaan?
  6. Pengetahuan apa saja yang kamu peroleh?
  7. Keterampilan apa saja yang kamu peroleh?
  8. Bagaimana cara kamu belajar?
  9. Bagaimana jika kamu lakukan untuk memperbaikinya?
  10. Apa saja kelebihan dan kelemahan yang kamu rasakan saat mempelajari materi tersebut?

F.  Jenis-jenis Percobaan
Percobaan ini terdiri atas 3 jenis. Masing-masing jenis percobaan dimaksudkan untuk menyelediki faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi. Ada beberapa percobaan yang dipilih (tertulis pilihan 1 dan pilihan 2), silahkan dipilih percobaan yang sekiranya lebih mudah dan lebih hemat untuk dilakukan. Ingat dalam setiap percobaan memiliki tujuan. Berikut ini Jenis-jenis percobaan dan petunjuknya, antara lain:
1.   Percobaan 1
 
  • Bahan yang perlu disiapkan seperti Vanish (pemutih pakaian bahan aktiv (hydrogen peroksida)), hati ayam dan daging ayam (sekitar ukuran 2 siung bawang putih atau 1 hati ayam dewasa),
  • Peralatan yang dibutuhkan seperti 2 (dua) buah botol bekas minuman lasegar (botol A dan botol B) atau sejenisnya (tidak perlu yang terlalu besar), pisau, lidi dan korek api / matches.
  • Tuangkan vanish ke dalam botol dengan ukuran sama banyak (sekitar ½ volume botol)
  • Secara bersamaan masukan hati ayam ke botol A dan daging ayam ke botol B (ukuran sama banyak) yang telah berisi vanish kemudian segera tutup rapat.
  • Amati perubahan yang terjadi.
  • Sambil mengamati, siapkan bara dari lidi (bakar lidi dengan matches, setelah terbentuk bara segera matikan nyalanya, sehingga tersisa api berupa bara).
  • Setelah terbentuk cukup perubahan pada botol A, secara perlahan buka penutupnya dan dekatkan bara api ke mulut botol A. Apa yang terjadi? Lakukan hal yang sama dengan botol B. Amati pula keajaibannya (dapat pula menyelupkan bara api ke dalam botol tapi tidak sampai menyentuh cairan)
  • Dalam percobaan ini sangat dibutuhkan kreativitas kalian agar dapat mengamati dengan jelas perubahan ke dua botol tersebut.
2.   Percobaan 2 (Silahkan pilih)
   Pilihan 1, Percobaan Porstex, Vixal dan Kapur Tulis
  
  • Gerus (haluskan) kapur tulis menggunakan alat seadanya sampai hancur kemudian dibagi 2 dengan ukuran sama banyak,
  • Siapkan 2 buah gelas bekas minuman (gelas A dan gelas B).
  • Masukan porstex di gelas A dan Vixal di gelas B (volume sama banyak sekitar hampir ½ volume gelas),
  • Masukan secara bersamaan kapur tulis yang telah disiapkan ke masing-masing gelas.
  • Amati perubahan yang terjadi (gunakan pengukur waktu untuk mengamati perbedaan perubahannya. Mungkin dibutuhkan beberapa jam sampai akhir pengamatan)
   Pilihan 2, percobaan Soda kue (2 sachet), Cuka 25% dan balon mainan karet
 
  • Siapkan 2 buah botol bekas minuman (Lasegar atau sejenisnya) sebagai botol A dan botol B,
  • Masukan cuka 25% pada botol A sampai ½ ukuran gelas
  • Masukan cuka 25% pada botol B sampai ½ ukuran botol A,
  • Tambahkan air pada botol B sehingga volumenya sama banyak dengan botol A,
  • Siapkan 2 buah balon mainan, isilah masing-masing 1 sachet soda kue,
  • Tutuplah masing-masing botol dengan balon yang telah berisi soda kue (hati-hati jangan sampai tumpah ke dalam botol),
  • Tumpahkan secara bersamaan soda kue dalam balon
  • Amati perubahannya. Mungkin butuh beberapa jam, amati setiap 0,5 jam
3.   Percobaan 3 (Silahkan pilih)
   Pilihan 1, Percobaan Kulit Telur dan Cuka 25%
 
  • Siapkan kulit telur utuh (1 butir) kemudian dibagi 2 dengan ukuran sama banyak (perkiraan),
  • Satu bagian kulit telur itu digerus atau dibuat ukurannya kepingan kecil-kecil, sedangkan bagian yang lain dibiarkan utuh,
  • Siapkan 2 buah gelas bekas minuman (gelas A dan gelas B),
  • Masukan Cuka 25% di gelas A dan gelas B (volume sama banyak sekitar hampir ½ volume gelas),
  • Masukan kulit telur yang sudah disiapkan ke masing-masing gelas secara bersamaan,
  • Amati perubahannya, mungkin butuh beberapa jam, amati setiap 1 – 2 jam.
   Pilihan 2, Porstex dan Kapur Tulis
 
  • Siapkan 2 batang kapur tulis dengan ukuran sama,
  • Satu batang kapur tulis itu digerus menggunakan alat seadanya sampai hancur,
  • Siapkan 2 buah gelas bekas minuman (gelas A dan gelas B),
  • Masukan porstex ke masing-masing gelas bekas minuman (volume sama banyak sekitar hampir ½ volume gelas),
  • Masukkan kedua bentuk kapur tulis itu ke masing-masing gelas yang berisi Porstex secara bersamaan,
  • Amati perubahan yang terjadi. Mungkin dibutuhkan beberapa jam untuk melihat perubahannya. Amati setiap 0,5 – 1 jam
G.   Bahan dan Peralatan
    Setiap percobaan sudah ditampilkan beberapa jenis bahan yang akan digunakan. Jika kesulitan dengan bahan atau peralatan, segera dikonsultasikan dengan guru pembimbing. Untuk peralatan dapat digunakan berulang-ulang dengan catatan telah dicuci dengan bersih dan dibilas dengan air mengalir. Bahan yang jumlahnya banyak sementara digunakan hanya sedikit, sebaiknya diadakan secara gotong royong. Bahkan percobaan ini pun dapat dilakukan secara berkolaborasi maksimal 3 orang dalam 1 kelompok, namun laporan dan dokumentasinya dibuat masing-masing-masing. Beberapa bahan seperti sudah ditampilkan pada setiap jenis percobaan. Untuk peralatannya silahkan diadakan dengan efektif dan Efisien.
H.   PENGUMPULAN LAPORAN
Berikut ini Informasi tentang tata cara pengumpulan Laporan:
  • Laporan dikumpulkan dalam bentuk media informasi seperti penjelasan di atas Bagian E
  • Sebelum laporan dikumpulkan, alangkah baiknya telah menjawab pertanyaan-pertanyaan Refleksi pada bagian E
  • Semua laporan dikumpulkan dalam Form berikut ini:
https://forms.office.com/r/ws6sTqwxuU atau klik gambar di bawah
  • PETUNJUK PENGUMPULAN LAPORAN
    1. Jika Laporan dipublikasi melalui media online (media sosial, web, blog, dll), mohon menyimpan link (tautan) dimana laporan itu dipublikasi kemudian link tersebut akan dikumpulkan melalui Form di atas.
    2. Jika Laporan tidak dipublikasi melalui media online, silahkan simpan laporan di Drive (cloude) masing-masing dengan nama Folder NAMA ANDA-LAPORAN LAJU REAKSI. Jika laporan terdiri atas beberapa file dalam satu jenis praktek (percobaan) misalnya ada pdf, gambar, video, silahkan disimpan dalam Folder lagi di dalam Folder NAMA ANDA-LAPORAN LAJU REAKSI, dan beri nama Foldernya: LAPORAN PERCOBAAN 1. Demikian seterusnya sampai percobaan 3.
    3. Laporan yang akan kalian kompulkan terdiri atas 3 jenis percobaan, yaitu Katalis (satu Folder), Konsentrasi (satu Folder) dan Luas Permukaan (satu Folder). Simpan ketiga Folder tersebut dalam satu FOLDER dengan Format: NAMA ANDA-LAPORAN LAJU REAKSI. Contohnya: I PUTU SUDAMA-LAPORAN LAJU REAKSI
    4. Batas waktu sampai dengan 16 Februari 2022
SELAMAT BERKARYA

Komentar