PENURUNAN TITIK BEKU LARUTAN
Fenomena sifat koligatif pada larutan merupakan
salah satu bentuk kekuasaan dan kebesaran Tuhan Yang Maha Esa. Fenomena ini dapat
diamati dalam kehidupan sehari hari. Sifat
koligatif larutan diakibatkan adanya sejumlah partikel zat terlarut dalam
larutan. Seperti diketahui bahwa larutan mempunyai peranan penting dalam
berbagai proses fisika maupun kimia yang terjadi di sekitar bahkan di dalam
tubuh kita.
Tulisan / Materi kelas 12 Kimia https://kimiakusederhana.blogspot.com
A. Pemanfaatan Penurunan Titik Beku.
Sebelum
lebih jauh membahas tentang titik beku, perlu Anda ketahui bahwa dalam kehidupan
sehari hari ada banyak penerapan penurunan titik beku diantaranya adalah:
a. Cairan pendingin adalah larutan berair yang memiliki titik beku jauh di bawah 0 oC. Cairan pendingin digunakan pada pabrik es, juga digunakan untuk membuat es putar. Cairan pendingin dibuat dengan melarutkan berbagai jenis garam ke dalam air. Pada pembuatan es putar cairan pendingin dibuat dengan mencampurkan garam dapur dengan kepingan es batu dalam sebuah bejana berlapis kayu. Pada pencampuran itu, es batu akan mencair sedangkan suhu campuran turun. Campuran bahan pembuat es putar dimasukan dalam bejana lain yang terbuat dari bahan stainless steel. Bejana ini kemudian ke dalam cairan pendingin, sambil terus menerus diaduk sehingga campuran membeku.
b. Antibeku pada radiator mobil. Pada daerah beriklim dingin, biasanya air radiator mudah membeku sehingga radiator kendaraan cepat rusak. Oleh karena itu, air radiator tersebut perlu ditambahkan etilen glikol agar titik beku air radiator menurun sehingga tidak mudah membeku.
c. Antibeku dalam tubuh hewan
Prinsip
sifat koligatif larutan penurunan titik beku terdapat pula pada hewan hewan yang tinggal di daerah beriklim dingin, karena di dalam tubuhnya mengandung zat zat antibeku yang mampu menurunkan titik beku air 0,8 oC sehingga ikan laut dapat bertahan di musim
dingin. Zat antibeku dalam tubuh hewan daerah beriklim dingin dapat mencegah pembentukan kristal es dalam jaringan dan selnya.
d. Antibeku untuk mencairkan salju
Daerah
beriklim dingin memanfaatkan sifat
koligatif penurunan titik beku larutan untuk mencairkan salju. Jalanan
bersalju ditaburi garam NaCl dan CaCl2, agar mencairkan salju. Semakin banyak garam
yang ditaburkan maka akan semakin banyak salju yang mencair karena terjadi
penurunan titik beku air.
Setelah
Anda mengetahui penerapan penurunan titik beku sebagaimana yang telah
dijelaskan, maka Anda perlu lebih memperdalam mengenai penurunan titik beku
larutan tersebut. Sama halnya dengan kenaikan titik didih, pertanyaan apakah titik beku itu, apakah ada hubungannya dengan tekanan
sekitarnya, Bagaimana pula perbandingan titik beku larutan terhadap pelarut
murninya, Mengapa bisa terjadi
penurunan titik beku, Faktor apa
sajakah yang dapat mempengaruhi terjadinya penurunan titik beku dan
sebagainya pasti menjadi pokok masalah Anda sebagai cikal bakal berpikir
kritis. Untuk memahaminya lebih
mendalam, simak kembali gambar di bawah ini (kurva E-B dan Kurva F-A).



Komentar
Posting Komentar